Kontak Banten: Semua Wartawan KONTAK BANTEN ONLINE Dilengkapi KARTU PERS dan SURAT TUGAS, bila ada wartawan/kontributor mengaku Wartawan Media Online KONTAK-BANTEN.COM tanpa menunjukkan KARTU PERS bukan menjadi Tanggung Jawab Redaksi.
Berita Terbaru

Akhirnya, PDI P Dukung Atut Kembali

Monday, May 30, 2011

Serang - Sesumbar Ketua DPD PDI P Banten Jayeng Rana yang tidak akan mendukung Rt Atut Chosiah sebagai Calon Gubernur Banten pada Pilgub Oktober 2011 nanti nampaknya hanya isapan jempol belaka. Ibarat menjilat ludah sendiri akhirnya PDI P Banten mengusulkan satu nama calon Gubernur Banten yaitu Rt Atut Chosiah.
Hal itu dapat dipastikan setelah Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga DPD PDI P Banten Asep Rahmatullah menegaskan bahwa PDI P Banten mengajukan calon tunggal sebagai Gubernur yaitu Rt Atut Chosiah. “Atut jadi calon tunggal yang diajukan DPD ke DPP. Kita tinggal menunggu keputusan DPP tentang nama calon Gubernur yang akan diusung PDI P, Aku Asep di Gedung DPRD Banten Jumat, (27/5/2011).
Menurut Asep, pengajuan Atut sebagai calon tunggal adalah hasil dari berbagai tahapan seleksi calon Gubernur yang dilakukan DPD PDI P Banten sejak Maret lalu. Terdapat beberapa nama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon Gubernur Banten dari PDI P, mereka adalah Ratu Atut Chosiyah, Jayeng Rana, Dedi Miing Gumelar, dan
Mulyadi Jayabaya.
Kemudian DPD PDI Mengajukan tiga nama ke DPP, yakni Jayeng Rana, Atut, dan Jaya Baya.”Jaya Baya mengundurkan diri saat seleksi awal, kemudian Jayeng Rana terbentur aturan dari DPP PDIP tentang larangan mencalonkan diri sebagai gubernur bagi kader PDI P yang sudah menjadi pimpinan dewan. Sedangkan Miing kemungkinan akan jadi Cawagub,” ungkapnya.
Alasan DPD PDIP Banten mengajukan Atut menurut Asep juga karena secara politis, kemungkinan menang Atut lebih besar dibandingkan nama lainnya. Popularitas Atut dianggap masih tinggi dibanding nama lain.

“Kalo kita kan cari yang kemungkinan menangnya lebih besar. Tapi kami hanya mengajukan. Keputusannya ada di DPP. Setelah ada nama dari DPP, baru kemudian kita adakan Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus)tuturnya.
Ia juga menegaskan, saat ini pengajuan nama calon Gubernur tak lagi melalui pemilihan dalam rakerdassus. Rakerdasus PDI P menurut Asep kemungkinan digelar pada dua pekan ke depan, setelah DPP memutuskan nama yang akan diusung. “Jadi, DPP harus memutuskan nama calon yang akan diusung pada pekan depan,” tandasnya seraya mengungkap kemungkinan DPP PDIP juga bisa memutuskan mengusung nama lain yang lebih popular seperti Dedi Miing Gumelar atau Rano Karno.
Sekretaris DPD PDI P banten Ananta Wahana membenarkan adanya kemungkinan DPP memutuskan nama lain selain Atut sebagai Calon Gubernur. Menurutnya, DPP PDI P mempunyai hak prerogative untuk memutuskan nama calon Gubernur bahkan di luar nama yang diajukan DPD PDI P Banten.
“Saat ini mekaniseme pengajuan bakal calon tak lagi lewat pemilihan dalam rakerdasus, tetapi dibalik setelah survey nama tertentu, kemudian diajukan nama calon ke DPP. Setelah itu DPP menyampaikan keputusannya, yang akan direkomendasikan dalam Rakerdasus. Jadi Rakerdasus sekarang tak lagi memilih calon,” katanya.
Ananta membenarkan jika DPD PDI P hanya mengajukan satu nama sebagai Calon Gubernur ke DPP PDIP. Menurutnya, Atut sebagai bakal calon tunggal DPD PDIP Banten juga telah diuji kelayakannya oleh DPP PDI P.
“Kebetulan yang daftar calon Gubernur kan hanya beberapa, dan endingnya hanya Atut yang yang kemudian difit and properties oleh DPP. Sedangkan yang lain, hanya mendaftar sebagai Calon Wakil Gubernur,” ujarnya.(TIM_ONE)

0 comments:

Komentar Anda tentang Berita Ini:

:: Politik ::
:: Artikel ::